Agni Agung Patra Limutan. Baik membuat/meramu obat-obatan, menghilangkan yang angker. Tidak baik membangun rumah, mengatapi rumah, pindah rumah, atau memasuki rumah baru.
Catur Laba. Baik untuk bepergian menuju arah utara, upacara Manusa Yadnya, dan Pitra Yadnya.
Dauh Ayu. Baik untuk membuat awig-awig, peraturan-peraturan atau undang-undang, baik untuk membangun.
Geni Rawana. Baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam.
Kajeng Uwudan. Tidka baik untuk menanam dan memetik tanaman.
Kala Mangap. Tidak baik untuk berbelanja, bila menggunakan hari ini akan berakibat boros.
Kala Mretyu. Baik untuk membuat senjata, mulai berperang membela kebenaran, memberi nasehat kepada orang lain. Tidak baik untuk bersenggama, segala yadnya.
Kala Rumpuh. Tidak baik untuk pindah rumah, memulai memelihara ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, babi (ternak).
Panca Prawani. Tidak baik dipakai dewasa ayu.
Srigati. Baik untuk menyimpan padi di lumbung dan menurunkan padi dari lumbung
Srigati Turun. Baik untuk membibit/menanam padi, menyimpan padi, mengaturkan yadnya di lumbung, menanam kelapa, mulai membuat barang dagangan.
Titibuwuk. Baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, membuat tangga/banggul.
Tunut Masih. Baik untuk melas rare (bayi menetek), mulai mengajar/melatih ternak bekerja, membentuk perkumpulan (organisasi), memulai membuka sekolah atau perguruan, baik untuk nelusuk (mencocok hidung sapi atau kerbau) diisi tali pengikat.
Dewanya Bhatara Surenggana, pengawaknya Sang Rama, burungnya Merak, pohonnya Kemiri dan Kayu Tengguli, hewannya Macan, lintangnya Lintang Kiriman, pasimpenannya Gedong terbuka lumbung kosong, prilakunya tergolong pemberani dalam hal menantang bahaya, daya ingatannya tajam, budi bahasanya halus dan sopan sehingga dalam pergaulan ia memiliki banyak teman, selain itu ia tergolong orang yang pasrah menerima kenyataan hidup, tanpa protes, dengan banyak sahabat maka ia senantiasa merasa tentram, dan damai serta ia dapat merasakan karunia Tuhan, dalam hidup ini ia juga merasakan tidak begitu banyak yang perlu disusahka.
Dipengaruhi Lintang Kala Sungsang, lakunya Pandita Sakti, wataknya pendiam, cerdas, pandai menahan perasaan, pintar menyimpan gejolak hati, kendati sedang marah iya tetap tenang dan sabar, pandai berdiplomasi, suka hal-hal gaib dan misteri, mudah member maaf, rajin bekerja, terkadang loba, jodohnya cocok dengan Kelahiran Minggu Wage, Selasa Pon, Jumat Legi.